Web serba ada

All in one

TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN

Masalah yang akan dibahas disini dalam literature etika bisnis Amerika dikenal dengan Corporate Social Responbility dan Social Responbility of Corporation. Corporation atau korporasi sebagaimana sudah dipakai dalam bahasa Indonesia langsung dimengerti sebagai perusahaan khususnya perusahaan besar. Tetapi sebenarnya memiliki arti yang sangat luas yakni badan hukum. Korporasi berasal dari Negara Latin ( Corpus / Corpora = badan ) yang sebetulnya berarti “ Yang dijadikan suatu badan “

Tetapi sebagaimanapun perkembangan istilah ini “Korporasi” masih tetap berarti badan hukum. Perbedaan yang paling mencolok adalah antara badan hukum for profit dan badan hukum non for profit.

Tanggung Jawab Legal dan Tanggung Jawab Moral Perusahaan

Kalau ditanya apakah perusahaan mempunyai tanggung jawab legal, maka jawabannya tidak bisa diragukan lagi. Dengan jelas sekali perusahaan mempunyai tanggung jawab legal karena sebagai badan hukum ia memiliki status social legal

Kinerja Sosial Perusahaan

Jika kita memiliki sejarah industry banyak sekali pengusaha – pengusaha yang memperoleh nama harum. Carnegie umpamanya membantu banyak lembaga pendidikan dan mendirikan lebih dari 2800 perpustakaan umum. Carnegie malah melihat berbuat baik merupakan kewajiban semua orang kaya. Menurut dia kelebihan pendapatan dipercayakan kepada orang kaya untuk berbuat baik 

kepada sesame yang berkekurangan. Kekayaan merupakan trust funds dana yang dipercayakan kepadanya untuk membantu orang miskin. Carnegie memang berpendapat bahwa pengusaha mempunyai tanggung jawab social dalam arti positif.

Ada beberapa alasan mengapa bisnis menyalurkan sebagian labanya untuk karya amal melalui yayasan independen. Alasan pertama berkaitan dengan kenyataan bahwa perusahaan – perusahaan itu bersifat public. Walaupun yayasan – yayasan serupa banyak berbuat baik kepada masyarakat tidak bisa dikatakan juga bahwa dengan itu mereka mempraktekan tanggung jawab social dalam arti positif. Mereka mempunyai maksud tertentu khususnya menaikan citra perusahaan dimata masyarakat baik masyarakat disekitar pabrik maupun masyarakat luas. Karya amal ini merupakan semacam investasi sehingga dikemudian hari bisa memetik hasilnya.

26 April 2009 - Posted by | Etika Bisnis

Sorry, the comment form is closed at this time.

%d blogger menyukai ini: